Monday, September 13, 2021

Skincare Journey Part 1

Sekarang ini aku lagi mulai rutinitas baru yaitu rajin pakai produk skincare, dalam rangka mencintai diri sendiri. Aku pribadi dari jaman SD udah kepo sama skincare dan mudah tergiur sama iklan skincare yang sliweran di tv, kemudian berakhir dengan muka jerawatan karena nyobain beraneka macam produk tersebut.

Pertama kali aku pakai skincare dengan rutin dan sampai habis produknya itu saat aku kuliah semester 2. Waktu itu mukaku jerawatan merah-merah, besar, kusam, dan berminyak. Meeeh banget lah. Akhirnya temanku kasih saran untuk cobain skincare buatan kakaknya mereknya "Aquila". Aku cobain Aquila yang acne series komplit (sabun cuci muka, toner, serum, dan krim) setelah tiga bulan aku pakai aquila aku mulai merasa mukaku lumayan mending. Jerawat enggak segede batu dan lebih cepet sembuh. Kulit aku yang kusam juga mulai sedikit cerah. Dalam tahap awal pakai series Aquila komplit ini, aku berazzam sama diri sendiri untuk rutin pakai, tidak tergiur dengan skincare lain, dan sabar.

Berat sih emang, awal pakai toner yang cuka apel aku merasa pedes banget pas bagian jerawat batu. Aku juga enggak terlalu suka sama bau serum acnenya. Terus jerawatku itu enggak langsung sembuh butuh minimal tiga hari untuk bisa kempes. Dalam pikiranku dulu kalau pakai skincare komplit itu dalam sehari muka langsung kinclong, haha.

Setelah jerawat dimukaku sudah lumayan sembuh, aku mulai ganti produk perawatan dari Aquila Acne series ke Aquila Brightening Kojic Series. Rangkaian produk aku pakai yaitu:
- kojic facial wash
- natural toner (cuka apel)
- serum kojic vitamin c
- krim pagi kojic
- krim malam kojic

Aku pakai produk-produk ini rutin selama kurang lebih 6 bulan dan aku merasa perubahan yang menurutku agak signifikan, sayangnya foto before afternya enggak ada. Bekas-bekas jerawat yang hitam di area dagu, jidat, dan bibirku lumayan pudar. Aku juga merasa kalau muka ku jadi tidak terlalu berminyak.

Tapi ternyata temanku bilang kalau kita wajib pakai sunscreen untuk menjaga kulit muka agar tidak gosong. Akhirnya, aku menambahkan sunscreen sebagai salah satu produk wajib dalam set skincare pagi, meskipun aku benci banget pake sunscreen. Rasanya pliket, gerah, dan bikin wajahku jadi gampang berminyak, apalagi diawal pemakaian ada whitecast yang bikin mukaku jadi abu-abu. I hate using sunscreen but I have to do it. 

Manfaat yang aku dapatkan dari aku rajin pake sunscreen adalah wajahku jadi tidak gampang merah kalau terkena panas matahari, sayangnyaa yang tadinya aku hampir selesai dengan masalah jerawat kini aku harus mengulanginya lagi. Yes, sunscreen bikin mukaku jerawatana, dan jerawat yang muncul bukan jerawat batu tapi jerawat kecil-kecil putih mirip nasi yang perih banget.

#skincarejourney #ayopakaiskincare #skincare 

Friday, July 2, 2021

Weirdo Dream; Perkara Hati #1

Perkara hati selalu jadi suatu hal yang menarik.
Enggak ada yang tahu apa isi hati manusia kecuali Allah.
Di mulut bilang A ternyata dalam hati isinya B. Sering begitu.
.
Udah lama gak nulis di blog, dan sekalinya nulis mau nulis perkara hati =). Tujuan aku nulis tentang ini karena ingin mengasihani diri dan menguatkan diri. Aku juga udah yakin kalau blog ini gaada yang baca kecuali aku doang hahaha, jadi yaudah pede aja nulis galaw melow disini.
.
Kegalauan ini bermula gara-gara hari Rabu kemarin aku tidur lagi abis sholat subuh. Dalam tidurku aku mimpi berhasil beli baju Atelier Angelina (AA adalah merek home dress viral dan harus war setiap PO) dan aku pakai baju itu untuk jalan-jalan ke Dufan. Part yang gokil adalah aku jalan ke Dufan sama cowok. Cowok itu adalah gebetanku jaman SMP. 
Perasaanku ke doi sekarang udah b aja, tapi sejyujyurnya sesekali aku masih penasaran dengan kabarnya, jadi intip-intip dikit kalau doi bikin story di ig.

Jujur dimasa smp pun, aku tidak pernah memiliki hubungan khusus dengannya. Nope. Bahkan, kenal dekat dan ngobrol aja enggak pernah. Istilahnya diam-diam suka, cuma noticed doi, karena beliau ini dulu dikenal sebagai cowok pintar, alim, dan kalem. 
.
Gara-gara mimpi yang membagongkan itu, aku jadi kepikiran tentang doi. Hal ini jadi membangkitkan jiwa kepo aku untuk kepoin sosmednya. Hasilnya, aku kembali mengulangi cerita lama...
Penasaran.
Mulai Kepo.
Menemukan sesuatu yang tidak diharapkan.
Menyesal.
Dan berakhir dengan kecewa (again), yaa karena realita tidak sesuai ekspektasi.
.
Sebenernya aku ini rada mengasihani dan ingin menertawakan diri sendiri tentang kisah cintaku yang tidak pernah mulus. 
Selama 26 tahun hidup, dan merasakan cinta monyet selalu berakhir sad ending. Hahahaha.
Emang bener sih lagunya 3 Composers "lebih baik bangun cinta daripada jatuh cinta, jatuh itu sakit".
.
Aku merasa kayaknya dialog Yoon Ahreum di drakor dr.Romantic 2 sedikit menggambarkan situasi aku saat ini.
.
Kan, diawal aku udah bilang, kalau perkara hati itu menarik.
Gaada yang tau isi hati setiap orang kecuali Allah.
.
Semoga perkara di hatiku segera mereda.