Dengan Rahmat Allah yang Maha Kuasa, Akhirnya Evi Hidayani Nur Islami berhasil ikutan nonton 212 Movie pas Gala Premier !!! (yaaayyy)
.
Seneng banget sih, hahaha. Selain bisa nonton duluan dan pamer ke orang-orang, aku juga bisa ketemu langsung sama artis-artisnya (modus 1). Siapa sih yang ga pengin ketemu langsung sama artis yang meranin film yang barusan kita tonton, terlebih sebagai seorang newbie jurnalis semua hal-hal baru pasti dikepoin. Aku mau kasih tau sama kalian, aku ikutan loh konferensi persnya, jadi aku bisa liat seluruh pemain 212 jarak dekat (modus 2). Selanjutnya bisa wawancara langsung sama mereka, untuk artikel dan (modus 3).
.
Awalnya aku pengin banget bisa wawancara Meyda Sefira, karena emang suka smaa Meyda dan bagi aku Meyda itu memotivasi banget. Secara, sibuk jadi artis tapi lancar kuliah S2 dan jadi lulusan terbaik, what a dream come true banget (for me). So, aku pepet terus kak Meyda sampe akhirnya dapat wawancara. Setelah Meyda Sefira sasaran wawancara selanjutnya adalah Hamas Syahid, but he was very hard to reach (modus 4, yang gagal). Yap, Hamas yang sibuk dan terlalu banyak fans akhirnya ga berhasil ditemuin. Setelah Hamas coret, ku berhasil wawancara Helvy Tiana Rosa, associate produser dan meskipun aku berhasil wawancara beliau tapi sedikit unpleasure karena beliau sibuk jadi wawancaranya kepotong-potong.
Kru Film dan Pemainnya
.
Target wawancara selanjutnya yaitu mas artis baru yang gondrong. Siapa yak, namanya Adihn kalo gasalah (modus 5). Namun, habis prescon doi ilang akhirnya aku dan temanku keliling nyari yang lain. Berhubung semakin sore semakin banyak penonton dan fans yang dateng dan acaranya meet and greet akhirnya aku dan temanku giveup. Kita ga sanggup untuk melawan para fans yang minta foto. Akhirnya kita mutusin untuk balik, say goodbye to Hamas dan Mas2 Gondrong yang gagal wawancara.
.
Disaat udah hopeless ga bisa wawancara dan udah mau cabut, aku mutusin untuk balik ke studio karena kertas pers lirisnya ilang. Jadi, aku balik lagi dengan nerobos kerumunan orang-orang di studio. And you know what, pas masuk pintu aku ngerasa didorong-dorong orang dari belakang, ternyataa orang yang dorong-dorong aku adalah Hamas Syahid coyy, hahaha langsung aja aku ajak foto tapi sama punggungnya doang (hehehe). Gapapa gadapet muka Hamas, yang penting ada fotonya dan punggungnya lebih cakep. Meskipun aku sendiri pas moto berasa sasaeng fans (fans fanatiknya boyband kpop) dan penguntit. But, Im not that kind of girl like that . I just untuk iseng dan pamer sama temen-temen hehehe. Ternyata di meja kertas pers liris ada Hamas juga disana, dan dibelakangku ada Mas Gondrong juga lagi dikerubutin fans. What a kita memang belum jodoh ternyata.
.
Dibalik kegagalanku mendapatkan foto sama Mas-mas pemain 212, aku justru berhasil untuk mendapatkan foto yang lebih berharga. Yaitu, foto didepan banner film 212 yang ada logo Muslimahdaily.com sebagai media partnernya. Saat itu aku merasa bangga (hahahaha) karena logo MD bisa sejajar sama logo republika, salingsapa, chanel muslim, dakta tv dll. Sekaligus, masuk kedalam kredit movienya. Meskipun logonya ditaroh diakhir dan kecil.
Yeah!
#JourneyFromJOCIS #CurhatFromJOCIS
.
Seneng banget sih, hahaha. Selain bisa nonton duluan dan pamer ke orang-orang, aku juga bisa ketemu langsung sama artis-artisnya (modus 1). Siapa sih yang ga pengin ketemu langsung sama artis yang meranin film yang barusan kita tonton, terlebih sebagai seorang newbie jurnalis semua hal-hal baru pasti dikepoin. Aku mau kasih tau sama kalian, aku ikutan loh konferensi persnya, jadi aku bisa liat seluruh pemain 212 jarak dekat (modus 2). Selanjutnya bisa wawancara langsung sama mereka, untuk artikel dan (modus 3).
.
Awalnya aku pengin banget bisa wawancara Meyda Sefira, karena emang suka smaa Meyda dan bagi aku Meyda itu memotivasi banget. Secara, sibuk jadi artis tapi lancar kuliah S2 dan jadi lulusan terbaik, what a dream come true banget (for me). So, aku pepet terus kak Meyda sampe akhirnya dapat wawancara. Setelah Meyda Sefira sasaran wawancara selanjutnya adalah Hamas Syahid, but he was very hard to reach (modus 4, yang gagal). Yap, Hamas yang sibuk dan terlalu banyak fans akhirnya ga berhasil ditemuin. Setelah Hamas coret, ku berhasil wawancara Helvy Tiana Rosa, associate produser dan meskipun aku berhasil wawancara beliau tapi sedikit unpleasure karena beliau sibuk jadi wawancaranya kepotong-potong.
Kru Film dan Pemainnya
.
Target wawancara selanjutnya yaitu mas artis baru yang gondrong. Siapa yak, namanya Adihn kalo gasalah (modus 5). Namun, habis prescon doi ilang akhirnya aku dan temanku keliling nyari yang lain. Berhubung semakin sore semakin banyak penonton dan fans yang dateng dan acaranya meet and greet akhirnya aku dan temanku giveup. Kita ga sanggup untuk melawan para fans yang minta foto. Akhirnya kita mutusin untuk balik, say goodbye to Hamas dan Mas2 Gondrong yang gagal wawancara.
.
Disaat udah hopeless ga bisa wawancara dan udah mau cabut, aku mutusin untuk balik ke studio karena kertas pers lirisnya ilang. Jadi, aku balik lagi dengan nerobos kerumunan orang-orang di studio. And you know what, pas masuk pintu aku ngerasa didorong-dorong orang dari belakang, ternyataa orang yang dorong-dorong aku adalah Hamas Syahid coyy, hahaha langsung aja aku ajak foto tapi sama punggungnya doang (hehehe). Gapapa gadapet muka Hamas, yang penting ada fotonya dan punggungnya lebih cakep. Meskipun aku sendiri pas moto berasa sasaeng fans (fans fanatiknya boyband kpop) dan penguntit. But, Im not that kind of girl like that . I just untuk iseng dan pamer sama temen-temen hehehe. Ternyata di meja kertas pers liris ada Hamas juga disana, dan dibelakangku ada Mas Gondrong juga lagi dikerubutin fans. What a kita memang belum jodoh ternyata.
Punggung Hamas
.
Dibalik kegagalanku mendapatkan foto sama Mas-mas pemain 212, aku justru berhasil untuk mendapatkan foto yang lebih berharga. Yaitu, foto didepan banner film 212 yang ada logo Muslimahdaily.com sebagai media partnernya. Saat itu aku merasa bangga (hahahaha) karena logo MD bisa sejajar sama logo republika, salingsapa, chanel muslim, dakta tv dll. Sekaligus, masuk kedalam kredit movienya. Meskipun logonya ditaroh diakhir dan kecil.
Yeah!
#JourneyFromJOCIS #CurhatFromJOCIS



No comments:
Post a Comment